Bunga dengan batang berduri yang sangat populer dan
banyak disukai orang. Rose atau mawar terdiri lebih dari 100 spesies dan berupa
semak tegak atau memanjat. Kebanyakan spesies berasal dari Asia, sebagian kecil
di Eropa, Amerika Utara dan barat laut Afrika. Warna mawar mempunyai arti yang
berbeda-beda, diantaranya:
·
Merah
(kecantikan, keberanian, cinta, romantis).
·
Putih
(cinta sejati, kemurnian, kesungguhan, kelembutan, kesucian dan kerendahan
hati) merah muda (penghargaan, kebahagiaan, kekaguman, kelembutan, kasih sayang
dan ucapan terima kasih sebagai seorang sahabat yang dekat).
·
Kuning
(persahabatan sejati, kenangan indah tak terlupakan).
·
Oranye
(aku ingin kau menjadi bagian hidupku, kekaguman akan cinta).
·
Jingga
(pernyataan cinta sekaligus sebagai lamaran).
·
Biru
(misteri).
·
Hijau
(ketenangan).
·
Hitam
(kematian).
·
Kombinasi
merah dan kuning (ucapan selamat, jatuh cinta, persahabatan).
Kombinasi merah dan putih (simbol penyatuan dari
sebuah kecocokan).
- SAKURA (Prunus
serrulata)
Tumbuhan khas negeri jepang ini tumbuh pada musim
semi dan memiliki bunga berwarna pink atau merah mudah,,yang bermekaran pada
musim semi. Bunga ini banyak mendominasi cerita-cerita atau novel jepang
seperti pada novelnya Ilana Tan “Sunshine Become You” dan “Winter in Tokyo”.
Juga film-film jepang yang bergenre drama love and romantic or cartoon. Yupzz
.... bunga ini banyak menjadi inspirasi untuk kebanyakan orang dalam membuat
suatu karya baik tulisan,foto,atau film. Duhh....sweetnya bunga ini ^_^
Bunga Sakura adalah simbol pengingat tentang adanya hukum
kebalikan di dunia ini. Di mana ada kebahagiaan, di situ ada kesedihan. Di mana
ada senyuman, akan selalu ada tangisan. Semua yang berkebalikan di dunia ini
disimbolkan oleh bunga Sakura. Setiap kali bunga Sakura bermekaran, akan selalu
ada pertanda senyuman dan kebahagiaan yang menghiasi dunia ini. Namun saat
daun-daunnya berguguran, akan datang saat kesunyian dan kesedihan yang menjadi
teman.
Nahh...ada sebuah quotes nya lhooo mengenai filosofi bunga
pink ini, berikut: Check it out!!!
“Bunga sakura,
saat mekar tanpa pamrih, tanpa beban apa pun, dengan ketulusan dalam memberikan
kepuasan dan kekaguman pada tiap orang untuk menikmatinya. Gugurnya bunga
sakura akan sangat disayangkan banyak orang. Hidup Sakura itu bak cermin
keberhasilan seseorang. Begitu kita mati, orang merasa kehilangan.”
Edelweiss ( Anaphalis javanica)
Anaphalis javanica,
yang dikenal secara populer sebagai Edelweiss jawa (Javanese edelweiss), adalah
tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi Nusantara.
Bunga ini rata-rata berwarna putih–abu-kehijauan dan putih kekuning-kuningan.
Bunga ini tumbuh membentuk rimbunan kecil di permukanan tanah.
Ketika dipetik dan disimpan di
tempat kering dan temperatur ruangan, bunga ini tidak akan berubah warna
seolah-olah ia tetap hidup dan abadi. Inilah keistimewaannya sehingga ia sering
menjadi lambang kecintaan seseorang.
Di balik keindahan dari bunga
edelweis ternyata tersimpan sebuah filosofi, dimana bagi yang memberikan bunga
ini kepada pasangannya, maka cintanya akan abadi. Tidak sedikit para pencinta
yang menjadikan bunga abadi ini menjadi salah satu hadiah spesial bagi
pasangannya. Konon, hal itu dimaksudkan agar cintanya abadi. Bunga ini juga
pernah diceritakan disebuah novel fiksi karangan ESTY KINASIH yang berjudul “
CEWEK” dan “STILL”.
4. DAISY (Barberton daisy)
Bunga daisy ini masuk kedalam suku asteraceae yang memiliki dua jenis bunga
yaitu bunga fertil dan steril. Bunga ini disebut juga bunga cawan.karena
mekarnya bunga ini seperti cawan atau piring.Bunga daisy merupakan salah satu
jenis bunga yang memiliki hubungan ‘dekat’ dengan pernikahan. Jika Anda
perhatikan, banyak pasangan yang memilih bunga daisy sebagai ‘pemanis’ di pesta
pernikahan mereka. Tentu alasan menggunakan bunga daisy di pernikahan tidak
hanya karena kecantikan bunga ini saja, tetapi juga karena makna dibalik bunga
ini sendiri. Para pengantin memilih bunga daisy untuk pernikahan karena bunga
daisy merupakan simbol dari awal yang baru, keceriaan dan kemurnian. NAH...
simbol ini diadaptasi dari warna bunga yang putih dan mahkota bunga yang mekar
sempurna. Pada zaman dahulu para gadis mengenakan bunga
daisy untuk menghiasi rambut mereka menunjukkan kepolosan dan kesederhanaan
seorang remaja. Juga ada suatu masa ketika bunga daisy yang dihadiahkan
oleh seorang gadis dianggap sebagai penghormatan dan tanda kasih sayang. Sampai
hari ini, bunga aster atau daisy digunakan untuk mengekspresikan bahasa cinta
dengan cara yang spesial. Rangkaian bunga aster biasa diberikan pada ulang
tahun pernikahan (wedding anniversary)
yang kelima. Buket bunga aster juga diberikan kepada seorang ibu baru
untuk menyambut bayi yang baru lahir. Sepasang kekasih juga dapat menghadiahkan
karangan bunga aster satu sama lain sebagai tanda cinta abadi mereka.